GEMBIRA SAMBUT RAMADHAN – TARHIB RAMADHAN

 

PKSBengkalis – Jelang Ramadhan yang tersisa dua hari lagi, DPD PKS Kabupaten Bengkalis menggelar Tarhib Ramadhan dengan tema Cinta Indonesia Cinta Ramadhan yang dilaksanakan di Hotel Surya, Rabu (24/05/2017).

Ketua DPD PKS Kabupaten Bengkalis Ustadz H. Khairul Umam, Lc, M.E.sy dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan adalah kita menyambut bulan ramadhan dengan penuh gembira. Karena ramadhan ini adalah tamu yang sangat mulia sehingga kita sebagai seorang muslim harus bergembira dengan kedatangannya. Orang itu akan sangat rugi dan malang apabila datang bulan Ramadhan dia gelisah, pergi bulan ramadhan dia gembira. Dan orang yang beruntung adalah ketika datang bulan ramadhan mereka ingin ramadhan segera datang dan bergembira, bersedih apabila berakhir ramadhan.

“Tarhib Ramadhan adalah kita menyambut bulan ramadhan dengan penuh gembira. Karena ramadhan ini adalah tamu yang sangat mulia sehingga kita sebagai seorang muslim harus bergembira dengan kedatangannya. Orang itu akan sangat rugi dan malang apabila datang bulan Ramadhan dia gelisah, pergi bulan ramadhan dia gembira. Dan orang yang beruntung adalah ketika datang bulan ramadhan mereka ingin ramadhan segera datang dan bergembira, bersedih apabila berakhir ramadhan”. ujar beliau.

Belau juga mengajak para kader menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, dengan memperindah rumah dan memasang ucapan-ucapan selamat datang Ramadhan di rumah.

Ustadz Yana Lukmanul Hakim Lc, Al-Hafidz yang diminta menyampaikan Tarhib Ramadhan 1438 H, mengawalinya dengan membacakan Surah Yunus ayat 57-58 tentang karunia dan Rahmat Allah berupa Al-Qur’an yang menjadi penyembuh penyakit yang ada didalam dada dan rahmat bagi orang-orang yang beriman serta kewajiban bergembira dengan karunia dan Rahmat-Nya.

Kenapa kita harus bergembira dan senang dengan datangnya Ramadhan? Hendaklah kalian bergembira bahkan wajib bergembira. Bagaimana kita tidak bergembira, sedangkan Rasulullah mengatakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang agung bulan yang penuh berkah, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelengu. Melaksanakan satu Sunnah dibulan Ramadhan dicatat sebagai ibadah wajib dan yang melaksanakan kewajiban akan dilipat gandakan pahalanya sebanyak tujuh puluh kali lipat. Jadi ramadhan adalah peluang untuk kita melipat gandakan amal dan pahala. Bagaimana kita tidak gembira sedang Allah mencurahkan keutamaan-keutamaannya di dalam bulan Ramadhan, termasuk yang luar biasa adalah malam Lailatul Qadr yang bukan sama dengan seribu bulan tapi lebih baik dari seribu bulan.

Beliau juga menyampaikan empat parsiapan menyambut Ramadhan dimana persiapan pertama adalah niat yang benar, serius, ikhlas, sungguh-sungguh dan berdo’a. Karena setiap amal tergantung pada niatnya. Kalau sejak awal masuk Ramadhan yang terbayang adalah karena ramainya, karena peluang bisninnya, itu biasanya dibulan Ramadhan dari awal sampai akhir sibuknya itu aja. Sehingga keutamaan yang lain banyak yang terlewatkan. Sehingga kita menjadi orang yang menyepelekan perintah ketika perintah itu datang. berdo’a agar disampaikan pada bulan Ramadhan, agar bisa menikmati hidangan-hidangan yang Allah sediakan di bulan ramadhan.

Persiapan kedua ilmu, kenali Ramadhan, gali lagi ilmunya, Ramadhan itu apa, Ramadhan itu siapa, wajahnya bagaimana, keutamaannya apa, apa yang wajib, apa yang tidak wajib, apa yang boleh, apa yang tidak boleh, apa yang mubah, apa yang makruh, apa yang haram, wajib ilmunya kita pelajari. Karena amal yang shahih itu didapat dari ilmu yang shahih. Persiapan ketiga adalah membersihkan diri. Ibarat baru pulang dari kebun, kita mau masuk rumah, maka tentu harus bersih-bersih dulu, agar rumah tidak kotor. Oleh karenanya mengapa ada orang yang masuk Ramadhan masih bermaksiat, padahal setan-setan dibelenggu, karena kita ketika masuk bulan Ramadhan tidak membersihkan kebiasaan-kebiasaan buruk dan membersihkan dosa yang biasa dilakukan diluar Ramadhan, sehingga kebiasaan buruk dan dosa ikut masuk mewarnai Ramadhan kita.

Persiapan keempat adalah latihan. Walaupun latihannya tinggal dua hari lagi, mari kita berlatih. Kalau hanya kemampuan menahan lapar dan dahaga insyaAllah semuanya mampu, tapi banyak yang tidak mampu ketika menjaga anggota badannya, kaki, tangan, pandangan, pendengaran, mulutnya, hatinya dan fikirannya. Sehingga Rasulullah memperingatkan “Berapa banyak orang yang berpuasa, tapi tidak mendapatkan apa-apa melainkan lapar dan dahaga. Secara tidak langsung Nabi ingin menyampaikan kepada kita bahwa ada faktor-faktor lain yang harus dipuasakan selain menahan lapar dan dahaga.

Acara Tarhib Ramadhan dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPD PKS Bengkalis Ustadz Islal Tria Putra, Ketua SPU Bengkalis-Bantan  Ustadz Aan Arpikin, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Zulhelmi, dan Ketua DPC se-Bengkalis Pulau. Acara ditutup dengan do’a dan salam-salaman.

Penulis : Syani

Baca Juga

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Khairul Umam: “Terima Kasih, Mahasiswa. Saya Bagian dari Kalian!”

Ketua Sementara DPRD Kabupaten Bengkalis mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para Mahasiswa yang melakulan aksi …